HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Jalan di Batam yang lebar dan mulus memberikan akses mudah bagi pengendara. Namun dibalik jalan lebar dan mulus itu masih banyak ditemukan angka kecelakaan. Berdasarkan data dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri mencatat sebanyak 846 kecelakaan di Batam selama 11 bulan mulai Januari hingga November 2024.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan pihaknya selalu melakukan razia terhadap kendaraan penumpang dan kendaraan barang.
BACA JUGA:Â BP Batam Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024 dengan Nilai Meningkat
“Kami mengecek apakah laik jalan atau tidak.Kami melihat sering terjadi kecelakaan baik antara mobil dan motor yang menimbulkan korban jiwa. Saya mengajak mari kita patuhi rambu-rambu lalu lintas untuk meminimalisir angka kecelakaan,” katanya, Kamis (19/12/2024).
Berdasarkan Data Ditlantas Polda Kepri terungkap angka kecelakaan di Batam cukup banyak dan 69 korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Angka kecelakaan di Batam meningkat dibanding tahun 2023 lalu. Sebagai informasi, bahwa kecelakaan tahun 2023 sebanyak 776 kali kecelakaan di Batam dengan 93 korban meninggal.
BACA JUGA:Â BP Batam : Warga Terdampak Pengembangan Rempang Eco-City Segera Terima SHM
Untuk data kecelakaan di kabupaten dan kota di Provinsi Kepri, Batam sebanyak 846 kecelakaan dengan 69 korban tewas, Tanjungpinang sebanyak 150 kecelakaan, dengan 22 korban tewas, Bintan sebanyak 138 kecelakaan, dengan 23 korban tewas.
Selanjutnya, Karimun sebanyak 103 kecelakaan dengan 13 korban tewas, Lingga sebanyak 13 kecelakaan satu tewas, Natuna sebanyak 70 kecelakaan dan empat korban tewas dan Anambas sebanyak 12 kecelakaan dan satu korban tewas.
Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto bahwa angka kecelakaan di Kepri masih cukup tinggi khususnya di Kota Batam. Penyebab kecelakaan lalu lintas karena banyak hal salah satunya melanggar rambu-rambu lalu lintas.



