“Seluruh kontak erat pasien sedang diidentifikasi dan status kesehatan mereka akan dipantau sesuai dengan prosedur operasi standar yang ketat,” tulis keterangan Kementerian Kesehatan Malaysia, dikutip Rabu (18/9/2024).
Sebagai informasi, Malaysia dilaporkan telah mendeteksi 10 kasus Mpox sejak Juli 2023 lalu. Seluruh varian kasus yang ditemukan adalah Clade 2.
Pada Agustus lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Mpox sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat global. Hal ini ditetapkan seiring dengan mewabahnya Mpox di Republik Demokratik Kongo dan telah menyebar ke negara-negara tetangga.
Mpox yang disebabkan oleh virus cacar monyet ini biasanya ringan, tapi dapat mematikan. Anak-anak, ibu hamil, dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pengidap HIV diklaim berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi Mpox. (*)



