“Kalau tambah personel yang berjaga makin aman kami di sini,” katanya.
Sebelumnya Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316 Batam, Kolonel Inf Rooy Chandra Sihombing mengatakan bahwa oknum TNI berinisial HP yang terlibat pengeroyokan itu telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum.
BACA JUGA:Â Remisi HUT Ke-79 RI, 4 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Batam Hirup Udara Bebas
Rooy menuturkan berdasarkan hasil penyelidikan peristiwa pengeroyokkan yang melibatkan seorang oknum Babinsa itu berawal adanya laporan gangguan dari masyarakat.
“Yang bersangkutan seorang Babinsa, ia mendapat laporan dari mitranya bahwa ia diganggu oleh sekelompok orang di sekitar Simpang Dam,” ujar Dandim 0316 Batam, Jumat (16/8/2024).
Menanggapi laporan tersebut, HP, yang saat itu berpakaian dinas, secara spontan berangkat bersama warga menuju lokasi kejadian.
“Namun pada saat di tempat, mereka mencari orang tersebut rupanya salah sasaran atau tidak ditemukan sehingga mereka turun langsung serabutan aja di situ sehingga terjadilah hal tersebut,” tambahnya. (*/man)



