Thursday, May 21, 2026
HomeNEWSPlatform Aplikasi China Masuk RI, Jadi Pembunuh Pasar UMKM Dalam Negeri

Platform Aplikasi China Masuk RI, Jadi Pembunuh Pasar UMKM Dalam Negeri

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Kekawatiran banyak pihak jika Temu, aplikasi e-commerce asal China yang disebut aplikasi pembunuh UMKM dan pasar. Direktur Utama Smesco Indonesia, Wientor Rah Mada menyebut Temu sebagai aplikasi e-commerce pembunuh UMKM asal China. Bahkan, katanya, aplikasi ini sudah menyerang pasar Amerika Serikat dan Eropa dengan subsidi harga yang mencapai 100%, atau konsumen hanya membayar biaya ongkos kirim.

“Temu ini aplikasi jahat dari China, yang kalau dibiarkan masuk [ke tanah air], maka UMKM kita sudah pasti mati. Ini barang langsung datang dari pabrik di China, kemudian tidak ada seller, tidak ada reseller, tidak ada dropshiper, dan tidak ada affiliator. Jadi tidak ada komisi berjenjang seperti yang e-commerce lainnya,” kata Wientor dalam Diskusi Media di kantor Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) Jakarta, Selasa (6/8/2024).

BACA JUGA:Pengangguran di Batam Didominasi Generasi Z Dipicu Kesenjangan Kualifikasi Tenaga Kerja

Smesco Indonesia adalah lembaga di bawah Kementerian Koperasi dan UKMyang dipimpin oleh Menteri Koperasi dan UKMTeten Masduki. Tugas Smescoadalah membantu akses pemasaran bagi usaha kecil dan menengah.

Wientor menyampaikan, praktik pemberian subsidi yang begitu besar dari platform ini dilakukan hampir di setiap negara. Pihaknya pun mengindikasikan, di beberapa kondisi aplikasi Temu memberikan harga hingga 0%, atau konsumen hanya dibebankan biaya ongkos kirim saja.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI