“Di sana juga sudah terdapat Monash University ya, sudah beroperasi. Kemudian kesehatan akan dibangun juga rumah-rumah sakit yang bertaraf internasional, sehingga warga negara kita tidak perlu harus ke Penang atau ke Singapura untuk mendapatkan perawatan yang punya kualitas internasional, cukup datang ke Indonesia,” paparnya.
Adapun untuk KEK Nipa akan difokuskan untuk usaha logistik dan distribusi pengembangan energi yang diusulkan oleh PT Asinusa Putra Sekawan.
Sementara itu, KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam yang dinisiasi oleh PT Karunia Praja Pesona dengan komitmen realisasi investasi Rp6,91 Triliun dan serapan tenaga kerja sebanyak 105.406 orang.
Apollo Hospital India selaku investor utama berkomitmen konstruksi pada bidang layanan kesehatan berstandar internasional dan peningkatan medical-tourism akan rampung dan beroperasi di tahun 2026.
Terakhir, untuk KEK Industri Hijau Bungku di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah diusulkan oleh PT Anugrah Tambang Industri. Rencana kegiatan usahanya ialah Produksi dan pengelolaan, logistik dan distribusi, pengembangan energi.
“Untuk investasinya jumlahnya dari keempat empatnya totalnya Rp 161 triliun,” ujar Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Edwin Manansang di kantornya pada 22 Juli 2024 lalu. (*)



