Disamping itu, air berwarna coklat layaknya lumpur. Kondisi itu lantas dihindari pengendara yang kendaraannya tak ingin kotor.
Beberapa pengendara acap kali ketus melihat kondisi jalan tersebut. Mereka menyoalkan kondisi banjir yang berada di pusat kota.
BACA JUGA: Update Rempang Eco-City, Jumlah Warga Tempati Hunian Sementara Terus Bertambah
“Parah ini, baru diguyur hujan sebentar sudah banjir begini. Airnya bercampur lumpur lagi. Parah ini,” ujar Andi pengendara yang melintas di jalur yang tergenang banjir tersebut.
Menurutnya, pemerintah harus memperhatikan lokasi itu. Apalagi lokasi banjir berada tidak jauh dari pusat pemerintahan.
“Kacau ini, dikeliling pusat pemerintah di depan gedung DPRD, Asrama Haji, Pengadilan sama Masjid bisa banjir,” katanya.
Warga lainnya juga berkomentar yang sama. pemerintah harus cepat menangani persoalan itu, karena setiap turun hujan sellau terjadi banjir. (*/man)



