Sunday, February 22, 2026
HomeBatamDisnaker Minta Sesuaikan Kurikulum di Sekolah dan Minta Anak Muda Tingkatkan Skill...

Disnaker Minta Sesuaikan Kurikulum di Sekolah dan Minta Anak Muda Tingkatkan Skill Agar Bisa Diterima Kerja Setelah Tamat

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan pada tahun 2023 terdapat sekitar 9,9 juta anak muda usia produktif yang tidak bekerja atau menganggur. Mereka menjadi pengangguran karena makin sulit mencari kerja di masa mendatang.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirty mengatakan, fenomena seperti itu sebenarnya sudah terjadi. Persaingan kerja saat ini, terutama di Batam, semakin ketat. Sementara itu, jumlah dan kondisi pencari kerja yang ada saat ini tidak bisa diserap seluruhnya oleh industri yang ada.

BACA JUGA: BP Batam: Pemilihan Mitra Kerjasama Pelabuhan Internasional Batam Center Dilaksanakan Secara Transparan

Rudi mengatakan Batam dikenal sebagai kota industri, paling banyak membutuhkan tenaga kerja di posisi welder, galangan kapal, hingga teknologi atau IT. Sementara, para pencari kerja di sini kebanyakan merupakan tamatan SMA non skill atau sarjana yang jurusannya tidak sesuai dengan dunia industri di Batam.

“Hal ini menjadi penyebab munculnya pengangguran. Serapan tenaga kerja rendah karena faktor tersebut,” ujar Rudi, pada Rabu (22/5/2024).

BACA JUGA: Amsakar Buka Turnamen Domido di Kabil, Minta Warga Jaga Iklim Kondusif dan Sukseskan Pemilu

Ia menyebut angka pengangguran yang tinggi harus dimulai perbaikan dari bangku sekolah. Sekolah-sekolah, terutama pendidikan vokasi (SMK), dapat menyiapkan jurusan-jurusan atau mata pelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Saat ini SMK terus menambah jurusan yang berkaitan dengan skill welder, offshore, teknik rekayasa, dan teknologi digital. Sementara itu, saat ini pendidikan vokasi yang tersedia kebanyakan baru mengarah pada bidang pariwisata.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI