Di kesempatan itu, Wali Kota juga menegaskan dewan hakim MTQH X Kepri untuk berbuat adil kepada peserta. Ia ingin para peserta mendapat hasil sesuai keahlian.
“Tidak boleh ada kecurangan dalam MTQH X Kepri di Kota Batam,” tegas Rudi.
Adapun, MTQH X Tingkat Provinsi Kepri, sejumlah lomba digelar yakni Cabang Seni Baca Al-Qur’an, Cabang Qira’at Al-Qur’an, Cabang Hafalan Al-Qur’an, Cabang Tafsir Al-Qur’an, Cabang Fahmil Al-Qur’an, Cabang Syarhil Al-Qur’an, Cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an, Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Cabang Musabaqah Hadits Nabi, Cabang Eksibisi dan Qasidah Rebana.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kepri, Marlin Agustia, menyampaikan bahwa rangkaian MTQH X Kepri mulai dari Malam Ta’aruf, Pawai Ta’aruf, Pelantikan Dewan Hakim, Pembukaan Bazar MTQH X, Pembukaan MTQH X, hingga Penutupan MTQH X Kepri.
“Selamat datang para peserta, kita berkumpul dengan semangat sama menyukseskan MTQH X Kepri. Dengan acara ini, semoga kita saling mengenal dan memperkuat tali persaudaraan. Dan semoga acara MTQH X Kepri berlangsung lancar tanpa kendala dalam sepekan ke depan,” katanya.
Ia berpesan agar peserta menyiapkan diri dengan matang. Ia ingin hasil MTQH X bisa membentuk kafilah Kepri terbaik untuk MTQH tingkat nasional nanti.
“Suatu kebanggan kita STQH di Jambi mendapat peringkat 4 di Indonesia dari sebelumnya di peringkat 7. Semoga ke depan Kepri bisa lebih baik lagi,” ujarnya.(*)



