“Kita berharap secara ouput dari pelaksanaan pra-verval KRS tahun ini dapat menguatkan secara teknis, pemutakhiran, verifikasi serta validasi data KRS, dan mengenai uji coba pemutakhiran aplikasi SIGA Elsimil kita harapkan memperoleh masukan serta dukungan dari OPD KB (Organisasi Perangkat Daerah Program Keluarga Berencana Kabupaten/Kota), Penyuluh KB serta TPK (Tim Pendamping Keluarga),” kata Rohina, Selasa (16/4/2024).
Sementara itu, pelaksanaan verval KRS akan dilaksanakan dengan jumlah sasaran sebanyak 419 desa/kelurahan yang ada di Kepri.
BACA JUGA:Â Badan Usaha Pelabuhan Layani 580 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2024
Rohina menyebut, data verval KRS yang terhimpun merupakan proses membandingkan antara data hasil pendataan keluarga dan pemutakhiran data keluarga dengan kondisi terkini, sehingga didapatkan data sasaran yang valid dan akurat yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan penajaman sasaran maupun intervensi program percepatan penurunan stunting di Provinsi Kepri.
“Dari data verval KRS diharapkan bisa memilih langkah yang tepat sasaran sesuai nama dan alamat KRS yang menjadi sasaran pelaksanaan program dalam upaya Kepri zero penambahan anak yang berisiko stunting,” ujarnya.
Kini petugas terus melakukan pemantauan terhadap masyarakat termasuk memberikan pendampingan sehingga masyarakat tahu dalam mencegah anak yang beresiko stunting. (*/man)



