HomeBatamPolda Kepri Catat 107 Kasus Gangguan Kamtibmas Selama Operasi Ketupat Seligi Mudik...

Polda Kepri Catat 107 Kasus Gangguan Kamtibmas Selama Operasi Ketupat Seligi Mudik Lebaran dan Arus Balik

spot_img

Selain Laka lantas Polda Kepri juga mencatat sebanyak 107 kasus terkait gangguan kamtibmas selama Operasi Ketupat Seligi 2024.

Tri menjelaskan jumlah kasus gangguan kamtibmas selama Operasi Ketupat 2024 terdapat kenaikan sebanyak 44 kasus dibanding tahun 2023 lalu, dimana tahun 2023 lalu hanya ada 63 kasus gangguan kamtibmas.

Kasus-kasus kejahatan konvensional seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pengeroyokan, penganiayaan, penipuan, dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tetap mendominasi.

BACA JUGA: Badan Usaha Pelabuhan Layani 580 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2024

Selain itu, terjadi beberapa kasus menonjol, yaitu meninggalnya 2 orang pengunjung pantai di Kecamatan Galang, Kota Batam, dan 1 orang di pantai Karimun

“Menyikapi peningkatan Gangguan Kamtibmas dan laka lantas di Kepulauan Riau selama Operasi Ketupat Seligi 2024, peningkatan patroli dan operasi preemtif perlu terus dilakukan. Hal ini penting kami lakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah ini,” kata Tri Yulianto.

Tri Yulianto meminta untuk meningkatkan frekuensi dan jangkauan patroli di lokasi-lokasi rawan gangguan Kamtibmas dan laka lantas, seperti kawasan pertokoan, tempat hiburan, dan jalan raya.

Selain itu, perlu dilakukan analisis mendalam terkait faktor-faktor yang menyebabkan peningkatan Gangguan Kamtibmas dan laka lantas. Hasil analisis tersebut dapat menjadi dasar untuk merumuskan strategi dan kebijakan yang lebih efektif dalam mencegah dan menangani gangguan Kamtibmas di masa depan.

Menurutnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. “Semua pihak harus bekerja sama dan saling bahu-membahu dalam mewujudkan Kepulauan Riau yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Tri Yulianto. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI