HARAPANMEDIA.COM, JOHOR – Pemerintah Johor kini terus mengembangkan beragam destinasi wisata menarik yang layak untuk dikunjungi. Salah satunya lokasi Desaru yang sangat strategis tidak jauh dari Pelabuhan Feri Terminal Tanjung Belungkor. Lokasi ini berbatasan dengan Singapura dan Batam.
Pelaku pariwisata Johor mengundang rombongan agen travel dari Batam dan sejumlah asosiasi pariwisata untuk berkunjung ke destinasi wisata baru. Begitu sampai di pelabuhan Managing Direktor SR Terminal Management SDN,BHD, Kolonel Mohd Jamal Salleh bersama tim menyambut rombongan dari Batam.
BACA JUGA: Pelayaran Langsung Batam-China Pangkas Biaya Logistik USD 600
“Terimakasih sudah berkunjung ke Johor, kami menyediakan berbagai fasilitas untuk menyambut tuan-tuan dan puan -puan yang datang ke tempat kami,” katanya, pada Jumat (29/3/2024).
Jamal yang juga Presiden Greator Desaru Tourism Assosiation Desaru Fam Trip mengatakan bahwa Tanjung Belungkor dibuka sebagai pelabuhan baru untuk menarik wisatawan masuk ke Johor.
“Kami juga membuka rute ke China selain ke Batam. Kami berharap wisawatan dari Indonesia bisa menikmati objek wisata yang ada di tempat ini. Ada Desaru dan Desa Rukos yang menyediakan berbagai fasilitas untuk dinikmati wisatawan asing,” katanya.
Dalam penyambutan itu ada sejumlah pejabat yang datang seperti Tn Aznan bin Tamin Jawatan Kuasa Pendidikan dan Penerangan Negeri Johor merangkap Ahli Dewan Undangan Negeri Tanjung Surat.
Selain itu ada juga En. Sharil Nizam bin Abdul Rahim Pengarah Tourism Johor, Rosnan Fathial Pengurusan Lembaga Pelabuhan Johor, Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru, Andreza Sethia Dasuki dan sejumlah pejabat penting lainnya.
Pertemuan dengan sejumlah awak media, Jamal menyebut telah menggagas kapal Roro yang akan mengangkut kendaraan dari Batam ke Johor. Namun hal itu harus ada persetujuan dari kedua negara Indonesia dan Malaysia.
BACA JUGA: Kepala BP Batam Terima Kunjungan Dubes Jepang
“Secara umum kami siap karena sudah ada juga kendaraan dari Singapura datang ke Johor jadi kalau bisa ada juga roro ke Batam, agar wisatawan dari Batam bisa datang lebih leluasa. Namun hal itu tentu masih perlu pembahasan lebih lanjut,” katanya.
Jamal menawarkan lokasi Desaru dan Desa Rukos untuk dikunjungi wisatawan. Sebab lokasi itu didesain untuk wisatwan yang bisa mengunjungi tiga negara sekaligus selama perjalanan berwisata dengan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh antara Batam, Singapura dan juga Johor Malaysia.
Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru, Andreza Sethia Dasuki mengatakan terkait dengan rencana kapal roro dari Batam ke Johor masih tahap kajian, karena menyangkut dua negara harus ada persetujuan masing-masing pihak.


