Ia menambahkan, Kota Batam merupakan kota jasa, kota yang sangat bergantung terhadap investasi, termasuk juga sektor pariwisata. Oleh karena itu, jika Kota Batam dapat dikenal luas tentu akan banyak investor maupun wisatawan yang akan datang.
“Batam adalah kota jasa, karena itu pembangunan yang sedang kita lakukan saat ini tentu harus dipromosikan seluas-luasnya,” katanya.
Muhammad Rudi menyebutkan berbagai lompatan pembangunan telah dilakukan. Baik itu pembangunan yang dilaksanakan oleh BP Batam maupun Pemko Batam. Mulai dari pengembangan jalan protokol hingga permukiman, Pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim hingga Pelabuhan Batuampar.
BACA JUGA:Â BP Batam dan BIB Bahas Desain Terminal Dua, Pembangunan Bandara Hang Nadim Gunakan Material Eksklusif
Sehingga, pada tahun 2024 ini, sejumlah pembangunan terus dijalankan karena akan memberikan dampak multiplier effect.
“Pembangunan ini harus berjalan terus agar ekonomi Batam maju dan berkembang. Transportasi, hotel, restoran, pusat oleh-oleh dan juga usaha masyarakat Kota Batam, pasti akan berdampak. Uang akan berputar seiring pembangunan,” imbuhnya. (*/man)



