HARAPANMEDIA.COM, BATAM– Perum Bulog menghentikan sementara pemberian beras kepada masyarakat. Penghentian ini bukan karena tidak ada beras namun karena menghadapi pemilu. Sempat beredar kabar bahwa beras premium menipis sehingga sejumlah pasar di Jakarta membatasi pembelian beras premium dan yang paling banyak hanya lima kilogram.
Pembelian beras, khususnya, dibatasi hanya lima kilogram per orang. Pembatasan ini diberlakukan agar pembelian beras dan bahan pangan lainnya tidak berlebihan sehingga dapat terwujud pemerataan.
BACA JUGA:Â Pelayaran di Pelabuhan Sekupang Diliburkan Pagi Hari, Kembali Operasi Siang Usai Pencoblosan
Kepala Perum Bulog Batam, Meirizal Sudyadi, mengatakan untuk wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam, tersedia beras. Kendati penyaluran beras program CBP dihentikan sementara karena Pemilu, ketersediaan beras premium masih bisa diperoleh masyarakat.
“Untuk Bulog sama sekali tidak ada masalah. Persoalan di Jakarta tidak berpengaruh ke Kota Batam,” ujar Meirizal pada Rabu (14/2/2024).



