HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Tanah longsor yang terjadi akibat curah hujan tinggi di Batam, membuat pemerintah Kota Batam (Pemko) mengambil langkah tanggap darurat dengan mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menanggulangi bencana longsor tersebut.
Pemko Batam akan mengalokasi dana tidak terduga untuk tiga lokasi yang menjadi area prioritas pembangunannya yakni Kecamatan Batam Kota (Kelurahan Sei Panas), Batuampar (Kelurahan Sengkuang), dan Sekupang (Kelurahan Tiban Baru).
BACA JUGA:Â Wali Kota Batam Ajak Warga Asal Bangka Jaga Iklim Kondusif dan Bisa Berkontribusi dalam Pembangunan
Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin mengatakan, Pemko berkomitmen menggunakan anggaran BTT secara efektif untuk lokasi-lokasi prioritas ini.
“Kami akan segera melakukan perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak akibat tanah longsor,” katanya pada Minggu (14/1/2024).
Jefridin menjelaskan, curah hujan tinggi menjadi penyebab utama bencana. Ia menyebut dinas terkait telah melakukan peninjauan untuk mengidentifikasi kerusakan. “Koordinasi antar-dinas sangat penting untuk menyelesaikan dampak yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.


