Andi berharap dengan pemberian seragam gratis ini tidak ada alasan lagi anak-anak berhenti atau putus sekolah. Semua anak di Kepri harus sekolah, karena mereka memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan.
“Melalui bangku sekolah kaderisasi terbentuk dan calon para pemimpin Kepri di masa depan akan terjaring,” imbuhnya.
Selain seragam sekolah gratis, Disdik Kepri juga akan membangun sejumlah ruang kelas baru (RKB) di tahun 2024 terutama untuk sekolah tingkat SMK, karena pemprov memang fokus memperbanyak pendidikan vokasi guna melahirkan tenaga kerja andal dan berkompeten sesuai kebutuhan dunia kerja.
Ia turut menambahkan Pemprov Kepri terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini ditandai dengan anggaran pendidikan tahun 2024 yang mencapai Rp1,08 triliun atau 27 persen dari total APBD.
“Membangun Kepri ini butuh SDM yang cerdas dan andal, salah satunya kita topang melalui pendidikan,” katanya.
Sebelumnya Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan, program seragam gratis tersebut sebagai bentuk memenuhi permintaan masyarakat. “Semoga program ini dapat meringankan orang tua siswa, supaya tidak terbebani harus membeli seragam saat masuk sekolah baru,” kata Ansar. (*/man)



