HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Kalau butuh camilan gurih dan mengenyangkan, martabak telur biasanya jadi pilihan.
Lapisan kulit yang melar dan kenyal yang berubah jadi garing sempurna usai digoreng yang membungkus lapisan daging cincang yang berempah, cocok jadi camilan ataupun lauk teman makan.
Meski banyak yang penjual, namun tak semua punya rasa yang sama, semua kembali ke selera. Akan tetapi, nyatanya, resep dasar martabak telur ini hampir semuanya sama, berasal dari Tegal. Makanya, martabak telur juga disebut sebagai martabak Tegal.
Martabak merupakan hasil akulturasi budaya. Martabak memang bukan asli Indonesia, namun perpaduan budaya dan diadaptasi di Indonesia.
Tahukah Anda kalau ternyata di Tegal, tepatnya di kampung Lebaksiu terdapat sentra pedagang martabak?
“Awal mula munculnya martabak itu di tahun 1935. Saat itu ada seorang saudagar India yang jualan martabak di Semarang,” ucap Maskun, Ketua Asosiasi Martabak dan Jajanan (Almarjan)


