Industri ini mencatatkan USD 15,02 juta atau senilai Rp 222,3 miliar dari 32 proyek sepanjang Triwulan III 2023.
Satu sektor lainnya, industri perdagangan dan reparasi, juga tumbuh signifikan pada Triwulan III 2023 dengan nilai investasi USD 7,8 juta atau senilai Rp 116,39 miliar dari 188 proyek.
Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, nilai investasi pada industri ini pun turut mengalami peningkatan signifikan.
“Pada prinsipnya, BP Batam akan terus berupaya untuk meningkatan realisasi PMA di Batam. Salah satu caranya dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar para investor nyaman menanamkan modalnya di Batam,” ujar Ariastuty, Kamis (14/12/2023).
Selaras dengan instruksi Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pihaknya pun berkomitmen untuk terus menjadikan Batam sebagai destinasi unggulan investasi di Indonesia.
Pasalnya, sejumlah negara besar di Asia maupun Eropa masih mempercayakan Batam sebagai salah satu kawasan industri terbaik.
Apalagi investasi asing yang ada ikut memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Batam ke depannya.
“Peningkatan nilai investasi tentu berpengaruh besar bagi ekonomi Batam. Ini yang terus menjadi prioritas BP Batam,” pungkasnya.



