Sunday, February 22, 2026
HomeBatamCetak Uang Palsu Seorang Pria di Sekupang Ditangkap, Alasan Faktor Ekonomi dan...

Cetak Uang Palsu Seorang Pria di Sekupang Ditangkap, Alasan Faktor Ekonomi dan Belajar Lewat Tutorial di Youtube

HARAPANMEDIA.COM,BATAM – Pemalsuan uang kini kembali ditangkap polisi. Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Budi Hartono mengatakan agar masyarakata selalu berhati-hati dan selektif dalam bertransaksi. Saat ini mulai muncul dan beredar uang palsu.

Budi menyampaikan peredaran uang palsu memang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. Seperti yang terjadi di Sekupang beredar uang palsu dengan nilai Rp 5.000.

BACA JUGA: Perbaikan Pipa Besar di Baloi Selesai Kini Butuh Waktu Agar Air Kembali Normal

“Untuk uang Rp 5.000 itu kan minim sekali dicurigai dan dari situ pelaku memanfaatkannya, jadi saya harap masyarakat lebih berhati-hati dan selektif lagi,” katanya, Selasa (5/12/2023).

Pada awal Oktober di Pasar Tos 3000 ada juga peredaran uang palsu. “Sejauh ini kita periksa tidak ada kaitannya, yang di Sekupang itu kan nominalnya kecil, sedang yang viral di pasar itu kan besar nominalnya,” kata Budi.

BACA JUGA: Muhammad Rudi Minta Iklim Investasi di Batam Dijaga Agar Aman dan Kondusif

Motif yang dilakukan pelaku peredaran uang palsu ini menurutnya hampir mirip dengan 5 orang yang tertangkap atas kasus pemalsuan dokumen yang sudah diamankan beberapa waktu lalu.

“Yang di Sekupang ini motifnya hampir sama dengan pelaku yang kita amankan sebelumnya soal pemalsuan ijazah, dokumen KK, akta dan lain -lain. Dia produksi sendiri menggunakan printer,” ujarnya.

BACA JUGA: Transformasi Pelabuhan Batam, Perkuat Nadi Ekonomi Menuju Batam Kota Baru

Sementara itu Kapolsek Sekupang, AKP M Rizky mengatakan pelaku pengedar uang palsu di Sekupang mengaku membuat sendiri uang palsu tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku nekat melakukan perbuatan tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Bermodalkan printer, lem, alat pendukung lainnya, serta pengerjaan secara manual, HDS mengaku memerlukan waktu yang lama untuk membuat uang palsu tersebut.
Kepada polisi, ia mengaku sudah 2 bulan melancarkan aksinya dalam bertransaksi menggunakan uang palsu tersebut.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI