“Awalnya saya tidak percaya, jadi saya meminta dokter untuk memeriksa fungsi hati saya,” imbuhnya.
Perubahan warna kulit disinyalir berkaitan dengan gangguan fungsi ginjal. Umumnya, gagal hati membuat kulit jadi kekuningan. Namun hasil tes laboratorium membuktikan organ hati Wang tidak bermasalah.
Rupanya Wang mengalami karotenemia. Melansir dari Very Well Health merupakan kondisi kulit berwarna kuning-oranye akibat kadar beta karoten yang tinggi dalam darah.
Karotenemia disebabkan konsumsi makanan atau suplemen yang tinggi nutrisi karoten. Karotenemia bisa dipulihkan dengan mengurangi konsumsi pangan yang mengandung karoten.
Oleh karenanya, Wang disarankan dokter untuk banyak minum air dan menghindari makanan berwarna oranye sementara waktu. Kondisi ini bisa pulih sekitar 2 bulan.
Selain wortel, pangan dengan kandungan karoten tinggi antara lain, labu kuning, ubi jalar, mangga, jeruk, pepaya, dan kunyit. Semakin pekat warna kuning atau oranye suatu pangan, maka semakin tinggi kandungan karotennya. (Red)



