Dijelaskan Nasriadi, ke 42 WNA China ini delapan diantaranya merupakan wanita yang menjadi pelaku video call sex. Mereka yang merupakan satu sindikat ini, ada yang baru tiba di Kota Batam dan masih akan memulai
“Ada yang baru tiba dan akan bekerja di lokasi lain dari yang kemarin ditangkap, tapi mereka satu sindikat satu management” jelasnya.
BACA JUGA:Â Ajakan Dialog Kepala BP Batam Disambut Hangat Masyarakat Rempang
Para WNA China ini kabur ke pulau-pulau kecil di Kecamatan Belakang Padang, dan bersembunyi di rumah-rumah warga setempat. Mereka datang ke pulau-pulau tersebut dan dibantu oleh beberapa WNI yang turut ditangkap polisi karena membantu 42 WNA China ini bersembunyi.
“Ada WNI yang kita tangkap, ada yang mengurus mereka menyebrang ke pulau-pulau itu ada yang memfasilitasi tempat tinggal,” katanya. (Red)



