Sunday, February 22, 2026
HomeBatamGuru Honorer SD dan SMP Curhat ke Pimpinan DPRD, Keluhkan Tak Bisa...

Guru Honorer SD dan SMP Curhat ke Pimpinan DPRD, Keluhkan Tak Bisa Masuk Ikut Tes P3K

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Sejumlah honorer guru tingkat SD dan SMP Negeri Kota Batam mengunjungi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam. Mereka tampak berkeluh kesah terkait berbagai hal, satu di antaranya tak bisa mengikuti seleksi ujian P3K.

Anehnya, saat seleksi administrasi mereka dinyatakan lulus, namun saat masuk ke link ujian, mereka tampak tertolak. Ketertolakan sistem ini mulai dari 2021 hingga 2022 lalu.

“Kami tak bisa mengikuti seleksi ujian P3K. Karena tidak bisa resume, tidak bisa menyelesaikan dan tidak bisa memilih formasi. Di website saat kita melakukan pendaftaran itu kita tak bisa memilih formasi sekolahnya,” ujar Koordinator SMP Forum Guru Honorer Negeri SD SMP Se Kota Batam (FGHSN), Berli Arlandy, Senin (4/9/2023).

BACA JUGA: Saat Skripsi Tidak Lagi Jadi Kewajiban, Bisakah Mutu Lulusan Tetap Bisa Dipertahankan

Ia melanjutkan sebelum 2021 lalu, mereka bisa memilih sampai akhir bahkan mengikuti tes. Tapi sejak 2022 pilih formasipun tak bisa. Mereka juga tampak bingung, tidak ada pihak yang bisa ditanya.

“Tak ada yang bisa ditemui. Kalau ikuti sistem harusnya bisa. Ini memilih formasi pun tak bisa,” ujarnya.

Ironisnya lagi, seluruh honorer guru negeri SD dan SMP masa kontraknya akan berakhir pada 28 Novemer 2023 mendatang. Sejauh ini belum ada kepastian diperpanjang atau belum.

“Jawaban pastinya belum ada. Tapi mendengarkan secara tak formal ada diperpanjang. Kamikan butuh jawaban pastinya. Sistem kontraknya setiap tahun. Misalnya habis di Desember 2021, Januari 2022 teken kontrak baru,” katanya.

Ia berharap pada 2023 ini, seluruh honorer bisa ikut tes P3K seperti tahun 2020 lalu. Dan sistemnya tidak lagi terkunci seperti yang dialami pada 2021 dan 2022 lalu.

BACA JUGA  Ibadah Pantai di Pantai Bahagia Nongsa Berkesan, Sejumlah Anggota FC Legenda Berharap Jadi Agenda Tahunan

BACA JUGA: Sejumlah Aset Milik Masyarakat Rempang Dikembalikan Sukarela Kepada Negara

Sekretaris Forum Guru Honorer Negeri SD SMP Se Kota Batam (FGHSN) Aldzukri Almursjid mengatakan pada 2022 lalu ujian P3K lalu dibuka pertengahan tahun, pada 2023 nanti dibuka pada 16 September nanti.

“Kami berharap bisa mendaftar sampai resume dan bisa ikut tes. Kami sudah 2 kali dan mereka dapat formasi,” katanya.

Seperti diketahui, honorer guru di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sebanyak 983 orang. Pada 2022 honorer yang lulus sebanyak 541 orang, sisa yang belum lulus sebanyak 442 orang.

“Kita harapkan tahun ini 442 orang ini bisa diresume dan ikut ujian,” katanya.

Pihaknya juga mengkhawatirkan adanya penghapusan honorer dari pemerintah pusat. Apalagi tahun 2023 ini, dikatakan kontrak khusus, yaitu dari Januari 2023 hanya sampai November 2023.

BACA JUGA: Ikabsu Kepri dan KMP Damai Lautan Nusantara serta Pengelola Pelabuhan Bintang 99 Batuampar Teken MoU Buka Rute Tol Laut Batam-Belawan-Jakarta

Setiap honorer guru memiliki masa kerja yang beragam. Bahkan ada yang mencapai 20 tahun. Ia menambahkan perpanjangan kontrak guru itu biasanya 1 tahun.
“Mulai dari ada yang digaji oleh sekolah atau Pemko,” ujarnya.

Pertemuan mereka dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, Wakil Ketua 2 DPRD kota Batam, Ahmad Surya, dan Sekretaris DPRD Kota Batam, Aspawi Nangali.

Menggunakan seragam biru muda ternyata belum jadi kebanggaan sejumlah honorer saat bersanding dengan seragam cokelat yang digunakan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kondisi ini malah membuat adanya kesenjangan sosial dilingkungan pekerjaan.
Mereka merasa bahwa perbedaan seragam menimbulkan diskriminasi, perpecahan, dan penurunan motivasi kerja. Salah satunya di lingkungan sekolah negeri.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI