HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau (Kepri) memeriahkan peringatan HUT ke-78 RI di Kabupaten Natuna dengan menyelenggarakan Road to Gebyar Melayu Pesisir.
Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2023 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi momen istimewa bagi masyarakat Kepri, khususnya Kabupaten Natuna.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, bertindak langsung sebagai inspektur upacara di Natuna. Upacara dihadiri oleh Gubernur Kepri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kepri, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, dan Bupati Natuna beserta jajaran.
Kepala Perwakilan BI Kepri Suryono mengatakan, Road to Gebyar Melayu Pesisir di Kabupaten Natuna diselenggarakan dalam bentuk kurasi produk potensial yang diikuti oleh UMKM dari seluruh Natuna.
“Tercatat 46 UMKM berhasil lolos kurasi dengan kategori produk kain, kriya, dan makanan olahan. Selain itu, untuk mendorong digitalisasi UMKM khususnya pada aspek sistem pembayaran, Road to Gebyar Melayu Pesisir juga memfasilitasi onboarding QRIS bagi 31 UMKM bekerjasama dengan perbankan,” kata Suryono, Kamis (17/8/2023).
Ia menjelaskan hal tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan inklusivitas pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan UMKM.
BACA JUGA:Â Rempang Akan Dikembangkan Menjadi Kawasan Dengan Konsep Kota Hijau Berkelanjutan
Ke depannya UMKM Kabupaten Natuna yang lolos kurasi akan diikutsertakan pada puncak acara Gebyar Melayu Pesisir pada akhir September bersinergi dengan forum subregional Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang dihadiri gubernur se-Sumatera, serta delegasi dari Malaysia dan Thailand.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BI Kepri juga menerima penghargaan sebagai Tokoh Pengendali Inflasi Daerah Tahun 2023 yang diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, bertindak langsung sebagai inspektur upacara.
“Penghargaan diserahkan langsung oleh Mendagri Tito merupakan bentuk apresiasi Gubernur Kepri atas kontribusi Bank Indonesia Kepri dalam upaya mengendalikan inflasi melalui sinergi program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP),” ujar dia.
Ia menjelaskan pada bulan Juli 2023, Indeks Harga Konsumen (IHK) gabungan 2 (dua) kota di Provinsi Kepri mengalami inflasi sebesar 0,27 persen (mtm) atau 0,89 persen (ytd) yang tercatat sebagai inflasi tahun kalender terendah nasional. Sementara itu, inflasi tahunan tercatat sebesar 2,29 persen (yoy) atau telah berada dalam rentang sasaran inflasi 3,0±1 persen.
“Inflasi IHK Gabungan 2 Kota di Provinsi Kepri secara tahun kalender (year-to-date) merupakan yang terendah se-Indonesia selama tiga periode berturut-turut, yaitu bulan Mei -Juli 2023,” kata Suryono.


