BACA JUGA: Jajaki Peluang Kerjasama Pariwisata Batam dan Korsel, Walikota Lee Jong-Woo Temui Wali Kota Batam
Heri menjelaskan bahwa pengolahan air laut menjadi air konsumsi menggunakan teknologi SWRO, merupakan satu upaya yang dilakukan Pemko Tanjungpinang untuk melayani pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Pulau Penyengat.
Kementerian PUPR melalui Badan Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kepri memberikan dukungan peningkatan kapasitas, yang hingga kini sudah mampu melayani 431 pelanggan.
“Masih bisa berjalan, kita melakukan beberapa kegiatan pemeliharaan seperti cuci membran. Banyak faktor yang menyebabkan gangguan tersebut. Untuk kegiatan pemeliharaan yang lebih luas, kita akan koordinasikan ke BPPW Kepri,” kata Heri.
Heri mengatakan dengan adanya perbaikan ini diharapkan semua pelanggan disana bisa dialiri air dengan normal. (*/ven)



