Rudi berharap, dengan persatuan yang sudah terjalin di Batam akan terus terawat agar tetap kondusif dan aman.
“Persatuan ini menjadi modal penting dalam menyukseskan pembangunan di Kota Batam,” katanya.
Ketua Panitia Pawai Pembangunan, Salim, mengatakan pawai pembangunan diisi dengan pawai budaya dan kendaraan hias. Pawai pembangunan ini sebagai ajang memperkuat persatuan instansi pemerintah, forkopimda, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan sebagainya.
BACA JUGA:Â Kepala BP Batam Main Badminton dengan Menteri Singapura, Paparkan Perkembangan Investasi Singapura di Batam
“Pawai ini sebagai ajang silaturahmi dan memperkuat solidaritas menyukseskan visi dan misi pembangunan Kota Batam,” ujarnya.
Adapun dalam pawai pembangunan ini, untuk barisan budaya diikuti 5.000 orang yang terdiri 50 barisan di antaranya, PKK Kota Batam, Pikori BP Batam, GOW, Forkomimda, ormas, pelajar hingga mahasiswa.
“Untuk kendaraan hias diikuti 50 peserta dengan peserta dari instansi pemerintah, hingga ormas hingga dunia usaha. Adapun total hadiah, pawai budaya ini memperebutkan Rp 32,5 juta. Dewan juri akan menilai dan tim terbaik akan mendapatkan hadiah,” katanya. (*/man)



