Saturday, February 21, 2026
HomeBatamPengusaha Malaysia Akan Buka Rumah Sakit Kecantikan di Batam Siapkan Investasi Rp...

Pengusaha Malaysia Akan Buka Rumah Sakit Kecantikan di Batam Siapkan Investasi Rp 10 Miliar

Kecantikan merupakan impian para perempuan, karena itu, Alice mengharapkan setelah beroperasi di Batam, Alice Tan merancang pelatihan perempaun ke berbagai provinsi yang ada di Indonesia.

“Kita berharap dalam 3 tahun akan ada pusat kecantikan medis Istana Ratu di berbagai provinsi di Indonesia. Semoga ini bisa cepat terealisasi,” katanya.

Alice Tan menyebut saat ini masih dalam proses pengurusan perizinan, penanaman modal asing (PMA). “Kami sedang melengkapi sesuai yang dipersyaratkan untuk berinvestasi di Indonesia,” katanya.

“Kami percaya perempuan bisa meraih impian tanpa batasan. Lewat perusahan ini setiap perempuan dapat berkembang secara maksimal. Ayo bersama-sama kita wujudkan perempuan yang tangguh dan mandiri,” katanya.

BACA JUGA: Kadin Batam Laporkan Dugaan Kartel Tiket Batam-Singapura ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha

Ia yakin berinvestasi dibidang kecantikan marketnya besar di Indonesia, karena selama ini banyak perempuan Indonesia yang datang ke luar negeri untuk berobat termasuk bedah plastik. “Kami sudah berpengalaman dibidang kecantikan hampir 30 tahun. Ini menjadi modal kami untuk membuka klinik kecantikan di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Direktur PT Kecantikan Medis Istana, Dokter Catherine Wong Kee Ping mengatakan mereka tertarik membuka klinik kencantikan di Indonesia karena banyak perempuan Indonesia selama ini ditanganinya.

“Kami melihat potensi pasar di Indonesia, sehingga kami berinvestasi di sini agar mereka tidak ke luar negeri. Kami siap memberikan pelayanan terbaik, karena kami punya pengalaman puluhan tahun menangani kecantikan di Korea Selatan, China, Singapura dan Malaysia. Dengan pengalaman itu kami yakin bisa berkembang,” katanya.

Komisaris PT Kecantikan Medis Istana, Titiek Budhisantoso mengatakan perusahaan ini akan berinvestasi sebesar Rp 10 miliar. Hal terpenting keuntungan dari perusahaan akan dishare untuk Yayasan. Dengan demikian Yayasan akan bisa melakukan kegiatan sosial, terkhusus melatih perempuan di Indonesia di bidang kecantikan dan melakukan kegiatan sosial lainnya. (van)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI