HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pendistribusian daging kurban ke masyarakat perlu diperhatikan wadahnya. Karena itu Wali Kota Batam Muhammad Rudi, mengingatkan panitia penyembelihan hewan kurban untuk meminimalisir penggunaan plastik sebagai wadah pembagian daging.
Ia menyebut untuk meminimalisir tumpukan sampah plastik usai perayaan Hari Raya Iduladha Tahun 2023 (1444 Hijriah). Sebab jika plastik yang dipakai berpotensi meningkatkan timbunan sampah plastik (kantong kresek). Ia menyebut bahwa sampah plastik sekali pakai sulit untuk dikelola.
BACA JUGA:Kepala BP Batam Hadiri HUT Bhayangkara ke-77, Serahkan Hadiah ke Anak Berkebutuhan Khusus
Ia mengatakan, perayaan ini merupakan salah satu momentum bagi umat Islam melakukan ibadah kurban dengan menyembelih hewan.
“Proses pendistribusian daging kurban sangat berpotensi meningkatnya timbunan sampah plastik (kantong kresek). Hal ini menjadi perhatian khusus karena seperti dipahami bahwa sampah plastik sulit untuk diurai,” ujarnya, Selasa (27/6/2023).
Diakuinya sifat sampah plastik yang tidak mudah terurai dan proses pengolahannya menimbulkan foxic dan bersifat karsinogenik yang menimbulkan pencemaran lingkungan.
BACA JUGA:Â Belgia Jajaki Peluang Investasi di Batam, Kunjungi Gedung Kinema Studio di KEK Nongsa Digital Park
Dengan semangat untuk menjaga kondisi tetap minim sampah dan mengantisipasi lonjakan timbunan sampah plastik, serta menjaga lingkungan hidup tetap bersih dan sehat, maka perlu mendorong dan melaksanan pendistribusian daging kurban tanpa kantong plastik atau menggunakan wadah yang mudah dikelola.
Karena itu, Rudi mengeluarkan surat edaran 20/2023 tentang Pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1444 H Tanpa Sampah Plastik di Lingkungan Kota Batam.


