“Kita berharap dalam 3 tahun akan ada pusat kecantikan medis Istana Ratu di berbagai provinsi di Indonesia. Untuk permodalan, Istana Ratu akan membentuk dana perwalian (fund station) melalui salah satu Bank ternama di Indonesia,” kata Alice.
Istana Ratu akan mencari talenta dari berbagai bidang untuk bergabung dengan dewan direksi untuk kemajuan perusahaan. Dan pada Agustus-Oktober mendatang, Istana Ratu akan mengadakan expo di Jakarta untuk pameran kecantikan medis.
“Kami percaya perempuan bisa meraih impian tanpa batasan. Kami berharap dapat memberdayakan dan memberikan dukungan agar setiap perempuan dapat berkembang secara maksimal. Ayo bersama-sama kita wujudkan perempuan yang tangguh dan mandiri,” katanya.
BACA JUGA: Pemprov Kepri Dapat Dukungan Kembangkan Bandara Karimun, Berharap Wistawan Bisa Meningkat
Asisten Manager Pemasaran, Hukum dan Pengembangan Usaha RS BP Batam, MS Sudirman, SKep menyambut kedatangan tim Istana Ratu. Sudirman memperkenalkan fasilitas yang dimiliki RSBP dan membawa tim Istana Ratu mengunjungi sejumlah ruangan dan poliklinik yang ada di rumah sakit plat merah tersebut.
Sebelumnya Direktur Rumah Sakit BP Batam, dr. Afdhalun Hakim S.Pjb menyebut ada pengusaha dari Malaysia yang melakukan penjajakan untuk kecantikan. Mereka sudah datang berkunjung ke rumah sakit melihat fasilitas yang dimiliki RSBP Batam.
“Kami meminta proposal dari mereka. Baru tahap menjajaki saja untuk klinik Estetiks (Kecantikan) kita masih meminta proposal mereka seperti apa,” kata Afdhalun, Sabtu (18/2/2023).
Dalam pertemuan tersebut rombongan dari Johor Malaysia memaparkan bahwa mereka ingin kerja sama dibidang kecantikan. Selain itu juga memberikan pelatihan kepada masyarakat di bidang kecantikan, sehingga wanita Indonesia yang belum punya skill jadi memiliki skill di bidang kecantikan.
Ia mengatakan mereka tertarik investasi di Batam untuk memasuki pasar Indonesia, karena selama ini banyak wanita Indonesia yang datang ke luar negeri untuk berobat termasuk untuk bedah plastik.
“Kami melihat Rumah Sakit BP Batam tepat sebagai rumah sakit mitra pilihan kami karena itu kami melakukan penjajakan dan mengajukan proposal investasi sesuai yang diminta BP Batam. Kami melihat pasar kecantikan medis global telah tumbuh dengan mantap dan signifikan peningkatannya. Rumah Sakit BP yang memiliki sumber daya, tenaga kerja dan peralatan yang siap pakai sangat cocok untuk praktik di bidang Klinik Kecantikan,” katanya.
Direktur Istana Ratu, Catherine Wong Kee Ping mengatakan kedatangan mereka karena tertarik mengadakan kerjasama dengan pihak RSBP Batam.
“kami melihat potensi pasar di Indonesia. Kami sudah punya pengalaman puluhan tahun menangani kecantikan di Korea Selatan, dan di China. Dengan pengalaman tersebut, kami yakin bisa kami terapkan di Indonesia,” katanya. (*/man)



