Sunday, February 22, 2026
HomeBatamGalangan Kapal di Batam Sulit Mendapat Welder karena Pekerja Lebih Memilih ke...

Galangan Kapal di Batam Sulit Mendapat Welder karena Pekerja Lebih Memilih ke Luar Negeri Punya Kepastian

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Keluhan pengusaha galangan kapal terkait kurangnya tenaga welder di Kota Batam, Provinsi Kepri beberapa waktu lalu menjadi sorotan berbagai pihak. Dengan kekurangan itu Disnaker Provinsi Kepri pernah menawarkan ke pengusaha galangan kapal sejumlah tenaga yang dibutuhkan untuk direkrut bekerja.

Namun hal berbeda disampaikan Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Kota Batam, Yafet Ramon.

Ia menilai upah murah dan kontrak kerja yang singkat menjadi penyebab kurangnya Tenaga Welder dan Fitter di Kota Batam. Banyak tenaga welder profesional yang lebih memilih keluar negeri dibandingkan dengan Batam.

BACA JUGA: Tinggi Gelombang Capai 7 Meter, Pelayaran Kapal Roro Tujuan Anambas dan Natuna Ditunda

“Resiko kerjanya aja berbeda. Sementara hubungan kerja tidak jelas. Sekarangkan melalui outsourcing Kan ini sama aja tidak dihargai,” ujar Yafet, Senin (27/2/2023).

Selain itu, lanjut dia, upah yang diterima welder juga tak sebanding dengan resiko kerja yang dilakukan. Ditambah dengan keselamatan kerja yang masih belum memenuhi standar.

BACA JUGA: Wali Kota Batam dan Denpasar Tukar Pengalaman Terkait Pembangunan Majukan Daerah Masing-masing, Ini yang Disampaikan

“Skill mereka ini berbeda dengan yang kerja di manufaktur harusnya itu juga dibedakan. Upah mereka ditekan makanya mereka enggan dan lebih pilih cari diluar,” katanya.

Yafet menuturkan pemerintah daerah bekerjasama dengan perusahaan agar menggelar pelatihan welder dan Fitter untuk memenuhi kebutuhan pengusaha Galangan.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI