“Kami tak pernah berhenti mengimbau, untuk menjaga harkat dan martabat dalam bersikap, ucapan, prilaku, dan tindakan. Dalam waktu 24 jam, status sebagai wakil rakyat itu melekat di sana,” ujarnya.
Walau merupakan masalah pribadi, menurutnya yang muncul ke pemberitaan tetap sebagai anggota DPRD Batam. Cak Nur mengatakan, sepengetahuannya, Azhari merupakan politisi muda yang santun.
BACA JUGA:Â Irjen Tabana Bangun Resmi Jabat Kapolda Kepri, Irjen Aris Budiman Tempati Posisi Baru di Jakarta
“Kami tak melihat gelagat yang macam-macam. Saya yang paling dikagetkan karena kasus kali pertama menimpa anggota DPRD Batam,” katanya.
Sementara itu, untuk mencegah terulang kembali kasus serupa, pihaknya akan menggalakan tes urine bagi anggotanya.
“Kami akan ambil langkah-langkah itu [tes urine], sebelumnya sudah pernah, satu tahun belakangan ini saja belum,” kata dia.
Cak Nur menambahkan, terkait mekanisme selanjutnya hal itu merupakan kewenangan partai. “Partailah yang menentukan setelah tahu dari kepolisian,” katanya. (*/man)



