Ia mengungkapkan, tren saat ini, perbankan cenderung masih berupaya memaksimalkan pembiayaan terhadap sektor-sektor unggulan di Kepri, contohnya bagi industri pengolahan, industri pariwisata, dan sektor-sektor pendukung lainnya.
Kecenderungan kinerja industri yang masih berjalan dan terus bertumbuh saat ini menjadi momen yang tepat untuk dimaksimalkan oleh perbankan maupun lembaga jasa keuangan lainnya.
BACA JUGA:Â IDAI Ingatkan Pemerintah Untuk Segera Menghentikan Penggunaan Paracetamol Pada Anak
“Saat ini, kami bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) menargetkan bagaimana agar keuangan yang inklusif dapat terwujud,” tambah Rony.
Ia menjelaskan, keuangan inklusif adalah tujuan akhir ketika seluruh masyarakat dapat mengakses layanan atau produk jasa keuangan secara lebih mudah dan maksimal. Dengan terciptanya keuangan inklusif, pihaknya berharap akan muncul pusat-pusat ekonomi baru di daerah-daerah.
“TPAKD akan ada di provinsi dan kota/kabupaten, tapi programnya belum tentu sama, menyesuaikan potensi apa yang ada di daerah,” jelas Rony. (*/man)



