HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kepulauan Riau (OJK Kepri) memprediksi kemungkinan terjadi perlambatan ekonomi di sektor-sektor unggulan, apabila dampak resesi ke depan tidak diantisipasi dengan langkah-langkah yang tepat.
Bahkan, perlambatan ekonomi kemungkinan dapat terjadi hampir sama seperti di masa pandemi Covid-19, di mana kredit mengalami kontraksi dengan pertumbuhan minus akibat sektor-sektor unggulan jalan di tempat.
BACA JUGA:Â Bupati Bintan Roby Kurniawan Sebut Wisata di Bintan Bangkit Kembali
“Itu yang kita harapkan tidak terjadi dengan adanya kemungkinan kenaikan suku bunga dan resesi. Kami berharap ada jalan keluar dari kebijakan pemerintah yang dapat menjadi stimulus bagi industri-industri itu agar tetap berjalan,” ujar Kepala Perwakilan OJK Kepri, Rony Ukurta Barus, Rabu (19/10/2022).
Meski demikian, melihat kondisi likuiditas industri jasa keuangan saat ini, pihaknya menilai masih banyak peluang untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor potensial di Kepri.
BACA JUGA:Â BPOM Kepri Tunggu Instruksi dari Pusat untuk Menarik Berbagai Jenis Obat yang Dicurigai Berbahaya


