HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja. Kondisi ini ditandai dengan semua proyeksi ‘gelap gulita’ dari berbagai lembaga internasional.
Badai resesi diperkirakan akan menghampir dunia pada 2023. Hal tersebut dipicu dari inflasi tinggi yang memaksa bank sentral menaikkan suku bunga acuannya cukup tinggi dan cepat. Perang Rusia dan Ukraina menjadi pemicu utama dari terganggunya rantai pasok yang mendorong inflasi melangit.
BACA JUGA :Resesi Menghadang, 2023 Makin Suram
Meski demikian, beberapa negara terutama dari kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara, masih cukup kuat menghadapi resesi tahun Lantas, siapa saja negara-negara di Asia Tenggara yang diproyeksi tetap makmur dengan pertumbuhan yang masih tinggi pada 2023?
- Vietnam
ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi Vietnam akan tumbuh 6,7% pada tahun depan. ADB, dalam rilis terbaru September ini, mengungkapkan perekonomian Vietnam berkinerja cukup baik di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Rantai pasokan pangan global yang dipulihkan akan meningkatkan produksi pertanian tahun ini, tetapi biaya input yang tinggi masih akan menghambat pemulihan sektor pertanian,” tulis laporan ADB.
Lebih lanjut, melemahnya permintaan global telah memperlambat manufaktur Vietnam. Namun, prospek sektor ini tetap bullish mengingat investasi asing langsung yang kuat di sektor ini, menurut ADB.
- Filipina
Filipina diproyeksi akan mencetak pertumbuhkan sebesar 6.3% pada 2023.


