Dari data yang diterima, Perusahaan asal Jerman PT. Infineon Technologies yang bergerak di bidang semikonduktor ini, telah merancang sejumlah site plan dengan total investasi infrastruktur 85 Juta Euro atau Rp1,26 triliun).
“Kami siapkan infrastruktur yang bagus, bahkan saat pandemi sedang tinggi-tingginya. Kita siapkan, agar saat masa pemulihan ekonomi datang, investasi mulai bangkit, Batam sudah siap menyambutnya,” katanya.
BACA JUGA: Melalui DigiGriya Konsumen Lebih Mudah Mengajukan KPR Rumah di BNI
Adapun rincian site plan ekspansi Infineon Batam adalah pembangunan Gedung baru BAT 3 pada tahun 2022 ini dengan luas 21.000 sqm (m2), sehingga dengan perluasan ini, Infineon telah mengembangkan sayap di Batam menjadi 3 Production Sites.
BAT 1 yang merupakan Gedung pertama yang dibangun pada tahun 1996 seluas 9.000 sqm (m2), dan kemudian Gedung BAT 2 yang dibangun pada tahun 2018 seluas 12.000 sqm (m2). Dan pembangunan Gedung baru BAT 3 pada tahun 2022 ini dengan luas 21.000 sqm (m2),
Dengan realisasi perluasan ini, maka kapasitas produksi yang sebelumnya berada pada angka 13-15 juta pcs / minggu pada tahun 2019 kini menajam mencapai kapasitas 30 juta pcs / minggu. Dan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.
Target kapasitas produksi yang direncanakan hingga tahun 2030/2031 adalah 150-180 juta pcs per minggu.
Direktur Logistik PT Infineon Aldrin Purnomo sebagai perwakilan Manajemen PT. Infineon Technologies Batam, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang diberikan BP Batam.
“Sangat baik saya mewakili Manajemen PT. Infineon Technologies Batam sangat menghargai apa yang telah dilakukan BP Batam, membantu luar biasa, sampai ekspansi terus berjalan dan ini bisa kita capai,” katanya. (*/man)



