Tahun ini, kata Munadi, Jasa Raharja mengalokasikan anggaran Program TJSL sebesar Rp1 miliar. Dari jumlah tersebut, telah direalisasikan sebesar Rp 474 juta.
“Bantuan ini sebagai salah satu program dari BUMN bagi pembangunan berkelanjutan, yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dari aspek sosial dan lingkungan,” ujarnya.
Munadi mengatakan, Jasa Raharja sebagai BUMN yang bertugas memberikan perlindungan dasar terhadap korban kecelakaan lalu lintas, tidak hanya concern dalam menjalankan tugas pokok.
BACA JUGA: Dorong Industri Kecil Menengah Batam Berjaya Dekranasda Berikan Pelatihan ke Pelaku UMKM
“Di samping itu, Jasa Raharja juga turut berkontribusi terhadap permasalahan sosial dan lingkungan, sesuai dengan instuksi Kementerian BUMN,” katanya.
Jasa Raharja, terus berkomitmen untuk berkontribusi aktif terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, dan lingkungan.
“Kami terus berupaya bagaimana agar program TJSL ini bisa diimplementasikan lebih terintegrasi, terarah, dan terukur, sehingga dampaknya bisa benar-benar dirasakan masyarakat penerima manfaat,” ujar Munadi. (*/man)



