Adapun, nilai ekkspor migas Juli 2022 mencapai USD157,43 juta atau naik 11,69 persen dibanding bulan sebelumnya. Kemudian, ekspor non migas Juli 2022 mencapai USD1.122,29 juta atau naik 3,08 persen dibanding Juni 2022.
Selanjutnya, ekspor non migas HS 2 digit terbesar Juli 2022 adalah golongan barang Mesin/ Peralatan Listrik (85) sebesar USD603,74 juta.
BACA JUGA: Harga Telur Mulai Turun Setelah Sempat Melonjak Naik Dipicu Pakan Ternak Melambung
“Ekspor ke Singapura pada bulan Juli 2022 mencapai nilai terbesar yaitu USD528,98 juta dengan kontribusinya mencapai 47,79 persen,” katanya.
Terpisah, Kepala BPS Batam, Rahmad Iswanto, menambahkan, nilai ekspor Kota Batam Juli 2022 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar USD791,27 juta; disusul Pelabuhan Sekupang USD15,05 juta; Pelabuhan Belakang Padang USD141,09 juta.
“Kemudian, Pelabuhan Kabil/Panau USD138,50 juta; dan Pelabuhan Pulau Sambu USD18,28 juta,” ujar Rahmad.
“Kontribusi kelima Pelabuhan adalah sebesar 99,86 persen dari kumulatif ekspor Kota Batam Januari-Juli 2022,” tuturnya. (*/man)



