Sunday, February 22, 2026
HomeBatamOperator Kapal Batam-Singapura Keluhkan BBM hingga Visa on Arrival Berdampak ke Harga...

Operator Kapal Batam-Singapura Keluhkan BBM hingga Visa on Arrival Berdampak ke Harga Tiket

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Tiket kapal Ferry dari Batam ke Singapura masih berada di kisaran Rp 700 ribu untuk trip pulang pergi. Warga mempertanyakan harga tiket yang masih mahal dan belum kunjung turun.

Manager salah satu perusahaan penyedia kapal Ferry penyeberangan, Batamfast, bernama Chua Choon Leng, mengungkapkan beragam alasan mengapa tiket kapal masih menetap di harga segitu. Salah satunya penyebabnya, harga bahan bakar minyak (BBM) masih tinggi.

BACA JUGA: Amsakar Beri Jawaban ke DPRD Tingkatkan PAD Lewat Penerapan IT Sehingga Terhindar dari Kebocoran

“Dulu harga minyak 60 sen saja per liter, tapi sekarang menjadi 1,5 dollar Singapura,” ujar Chua Choon Leng, Kamis (25/8/2022).

Chua Choon Leng mengaku BBM subsidi dari Pertamina tidak dapat dibeli oleh kapal berbendera asing. Apabila membeli BBM di Indonesia, ia menambahkan, harganya akan tetap disesuaikan dengan harga internasional.

BACA JUGA: Pemkab Bintan Siapkan 50 Hektare Lahan Pertanian, Warga Siap Tanam Cabai Jaga Ketahanan Pangan

Alasan kedua, Chua Choon Leng mengakui dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan para operator dan pemilik jasa transportasi kapal. Bahkan hingga saat ini, kegiatan operasional kapal Ferry penyeberangan Batam-Singapura masih belum berjalan seperti saat sebelum pandemi, dikarenakan jumlah penumpang yang masih kurang.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI