HomeKepriPemkab Bintan Siapkan 50 Hektare Lahan Pertanian, Warga Siap Tanam Cabai Jaga...

Pemkab Bintan Siapkan 50 Hektare Lahan Pertanian, Warga Siap Tanam Cabai Jaga Ketahanan Pangan

spot_img

Sementara itu, Kepala Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA) Miftachul Chori menyatakan Inflasi di Provinsi Kepri pada bulan Juli 2022 tercatat sebesar 6,09 persen year on year (yoy), lebih tinggi dari target sasaran inflasi nasional sebesar 2 persen hingga 4 persen (yoy).

Inflasi tersebut terutama didorong oleh kelompok komoditas bahan pangan (volatile food) yang mencapai 12,59 persen (yoy).

Menurutnya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kepri telah melakukan operasi pasar untuk menekan inflasi pangan, di mana bahan pangan yang dijual diperoleh dari produsen dan distributor utama.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong efisiensi rantai distribusi sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.

“TPID Kepri juga terus mendorong peningkatan produksi bahan pangan khususnya cabai merah,” ujar Miftachul Chori.

Selain mendorong produksi kelompok tani di setiap kabupaten dan kota, sinergi TPID dalam waktu dekat juga akan melakukan gerakan tanam cabai merah di pekarangan rumah berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

BACA JUGA: Gubernur Kepri Kukuhkan 38 Siswa-siswi Terbaik Kibarkan Bendera Pusaka di Tanjungpinang

Program tersebut dilakukan dengan pemberian bibit dan pelatihan teknik budidaya yang telah teruji.

“Melalui berbagai upaya ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan bahan pangan yang berkesinambungan di Provinsi Kepri dan mengurangi ketergantungan dengan daerah lainnya,” kata Chori.

Kabupaten Bintan sendiri lanjutnya telah menyiapkan lahan seluas 50 hektare bagi penguatan ketahanan pangan guna merealisasikan program jangka panjang. Karena menurutnya inflasi menjadi hal yang penting bagi hampir disemua daerah, dimana perlu sebuah kekompakan baik bagi antar OPD serta instansi lainnya.

Untuk menyiasati pengendalian inflasi pangan, maka diperlukan upaya dan usaha dalam penguatan pangan.

BACA JUGA  Jumlah Janda Di Batam Meroket

Salahsatunya melalui peningkatan produksi pangan, memperluas kerjasama antar daerah serta upaya menjaga stabilitas harga.

“Jika inflasi dapat terjaga maka peningkatan kesejahteraan masyarakat juga dapat dicapai semaksimal mungkin,” tuturnya. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI