Syafei menyebut, pihaknya ingin sinergi antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan DPRD Batam dapat dimaksimalkan dan bisa berkolaborasi dengan baik.
“Harus sinkron. Harus saling tepat janji,” sambungnya.
Sementara, Syafei menyebut jika dirinya mendukung penuh rencana Pemko Batam untuk menambah penyertaan modal terhadap Bank Riau Kepri sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
BACA JUGA:Â Kapal Perintis Tak Jalan, Penumpang Kesal Harus Keluarkan Biaya Tambahan Naik Kapal Lain
Tapi, ia tak ingin gegabah. Syafei mengatakan bahwa hal itu masih perlu dibahas bersama Panitia Khusus (Pansus).
“Saat ini belum dibahas di Banggar [Badan Anggaran]. Bank Riau Kepri sendiri termasuk yang produktif dan bagus secara perolehan keuangannya. Kita mendukung penambahan modal, tergantung kemampuan keuangan daerah, jangan sampai memberatkan. Yang jelas pengalokasiannya jelas,” tambahnya.
Terpisah, anggota DPRD Batam lainnya, Safari Ramadhan, juga sepakat agar rapat paripurna dijadwalkan ulang.
Ia meminta komitmen pihak-pihak terkait untuk dapat hadir pada agenda rapat selanjutnya. Sebab, batalnya sidang akibat tidak kuorum dengan agenda pembahasan serupa sudah berulang kali dilakukan.
“Perlu dievaluasi. Kita agendakan saja lagi, mungkin ada yang perlu disepakati lagi oleh teman DPRD dengan agenda-agenda yang lain,” ujarnya. (*/man)



