BACA JUGA:ACI dan NUS Salut Perkembangan Ekonomi Kepri, Undang Gubernur Beri Kuliah Umum di Singapura
Junaidi misalnya, salah satu penumpang yang akan ke Letung mengaku harus beralih ke KM Bukit Raya karena kapal perintis belum berlayar.
“Kecawa pastinya ya, karena saya sering pakai perintis, tiketnya lebih murah, apalagi untuk kami yang anak muda ini, walaupun sampainya agak lama, tapi perintis ini sangat terbantu sekali untuk kami yang kadang balik ke pulau,” kata Junaidi.
Namun Junadi harus beralih ke KM Bukit Raya untuk bisa pulang ke kampungnya.
Bukan hanya Junaidi saja, calon penumpang lainnya seperti Nadir harus mengeluarkan uang sekitar Rp 200 ribu menggunaan KM Bukit Raya.
“Naik sabuk kan lebih murah, paling beli tiket Rp 80 ribu saja, kalau bukit raya ini kami harus keluarkan uang sekitar Rp 200 ribu lebih lah,” keluh Nadir.(*/man)



