HARAPANMEDIA.COM, TANJUNGPINANG – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyebutkan Kementerian Pertanian (Kementan) menyetujui usulan terkait diskresi khusus memasok hewan kurban dari Lampung ke Kepri.
“Alhamdulillah, surat permohonan kami sebelumnya disetujui Pak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo,” kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Senin (6/6/2022).
Hal tersebut, sudah ditindak lanjuti dengan menggelar pertemuan antara Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Kepri, Anggota Komisi II DPRD Kepri, perwakilan Asosiasi Pedagang Peternak Kota Batam bersama perwakilan Kementan yang terdiri dari Badan Karantina Pertanian, Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani, Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam, dan Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang di Jakarta.
BACA:Â Warga Tinggal di Pulau Terpisah-pisah Sulitkan Penanganan Stunting, Perlu Kerja Keras Semua Pihak
Ansar menyebut pertemuan itu menghasilkan angin segar terhadap pemenuhan hewan kurban di Kepri tahun ini.
Menurutnya, hewan kurban akan dikirim dari Pelabuhan Sadewa, Lampung Tengah ke Kepri dengan jumlah hewan sesuai kebutuhan yakni 3.136 ekor sapi dan 14.448 ekor kambing.
Nantinya pemasukan hewan kurban akan melalui mekanisme port to port tanpa melalui wilayah merah. Di Batam, hewan sapi akan masuk melalui Pelabuhan Sekupang dan kambing melalui Pelabuhan Piayu.
“Diskresi ini akan diinformasikan secara resmi melalui surat tertulis dari Kementan, sesuai mitigasi yang diarahkan oleh Badan Karantina Pusat,” ucap Ansar.


