Sunday, February 22, 2026
HomeEkobisnisIndeks Harga Saham Asia Merangkak Naik, Walau Ada Konflik Rusia dan...

Indeks Harga Saham Asia Merangkak Naik, Walau Ada Konflik Rusia dan Ukraina

Fokus pelaku pasar tertuju pada laporan penjualan ritel yang akan rilis pada Selasa (17/5), setelah data inflasi dan sentimen konsumen yang mengkhawatirkan pekan lalu.

Pelaku pasar juga masih mencermati ketidakpastian prospek kebijakan moneter, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.

Pelaku pasar juga mencermati perkembangan geopolitik di mana Finlandia mengumumkan akan bergabung dengan aliansi militer NATO pada Minggu (15/5), langkah bersejarah setelah kebijakan netralitas militer selama beberapa dekade.

 

BACA: BPBD Kepri Minta Warga yang Tinggal di Pesisir Waspada Ada Potensi Rob pada 15-19 Mei

 

Dari Asia, pelaku pasar mencermati data ekonomi China yang dilaporkan di bawah ekspektasi, akibat kelanjutan lockdown sebagai bagian kebijakan zero Covid-19.

Penjualan ritel bulan April turun jauh di bawah ekspektasi mencapai -11,1 persen (yoy) dan produksi industri turun – 2,9 persen (yoy).

China juga mengalami kenaikan tingkat pengangguran ke level 6,1 persen pada April, di mana tingkat pengangguran kaum muda mencapai rekor.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 156,38 poin atau 0,59 persen ke 26.703,43, Indeks Hang Seng naik 366,28 poin atau 1,84 persen ke 20,316,49, dan Indeks Straits Times meningkat 19,74 poin atau 0,62 persen ke 3.210,9. (*/Man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI