Jelas Le-Mentzel, penghuni rumah ini bisa memutuskan mereka ingin jendela dan pintu rumah yang akan terbuka ke arah dan menghadap mana hingga memutuskan tetangga mana yang akan mereka miliki. Salah satu USP terbesar dari rumah mungil adalah mereka hadir dengan ergonomi superior dan memaksimalkan ruang melalui inovasi.
Adapun Le-Mentzel sebenarnya adalah penduduk asli Laos, yang melarikan diri sebagai pengungsi dan telah menghabiskan sebagian besar kehidupan profesionalnya menjelaskan konsep-konsep yang berhubungan dengan rumah. Ia juga bermitra dengan Corinne Rose dari BMW Guggenheim Lab di Berlin untuk membangun desa global yang terdiri dari unit ini.
Mereka mendorong pengembangan banyak rumah mungil seperti itu oleh warga Berlin. Sementara itu, lab juga akan menyewakan rumah-rumah ini untuk pelancong dan siswa, bahkan mereka juga bisa disewa di AirBnB. (Redaksi)



