HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Transaksi Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di Kepulauan Riau terus bertumbuh. Selama periode Januari sampai Mei 2024, jumlah transaksi QRIS di Kepri telah mencapai 11,5 juta transaksi dengan nilai sebesar Rp 2,47 triliun. Pertumbuhan nilai transaksi ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2023, frekuensi transaksi QRIS di Kepri mencapai 16,14 juta transaksi dengan nominal mencapai Rp 2,31 triliun. Transaksi QRIS ini didominasi oleh pelaku UMKM yang berlokasi di Kota Batam, dengan presentase mencapai 80 persen dari total transaksi.
“Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem dan implementasi kebijakan sistem pembayaran, serta meningkatkan literasi digital guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Adidoyo Prakoso, Sabtu (13/07/2024).


