HARAPANMEDIA.COM – Sejumlah siswa dan orangtua yang tidak diterima anaknya masuk ke sekolah SMKN 1 Batam, mendatangi Komisi IV DPRD Kota Batam. Mereka mengadukan terkait kegagalan anak mereka yang tidak masuk di sekolah SMKN1 Batam, padahal mereka tinggal tak jauh dari lokasi sekolah tersebut.
Warga menyampaikan maksud mereka bertemu anggota DPRD untuk mengadukan perihal anaknya yang tidak diterima masuk ke SMKN 1 yang juga berlokasi di Kelurahan Tembesi. Mereka berharap mendapat solusi agar anaknya tetap dapat bersekolah tidak jauh dari rumah mereka.
BACA JUGA: Muhammad Rudi Lepas Ratusan Mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepri untuk KKN
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Aman SPd dan Anggota Komisi IV Taufik Ace Muntasir menyambut kedatangan warga tersebut. Keduanya mempersilakan warga untuk masuk ke ruangan rapat Komisi IV.
Warga yang datang mengadukan anak-anak mereka yang tidak diterima masuk ke SMKN 1 Batam. Padahal, jika menggunakan sistem zonasi harusnya mereka mendapatkan prioritas mengingat tempat tinggal mereka hanya di seberang jalan lokasi sekolah tersebut.
“Kami sangat berharap agar anak kami bisa sekolah di SMKN 1 Batam. Selain dekat dengan rumah, anak-anak juga sangat ingin bersekolah di sana. Mereka yang tinggal jauh saja diterima, masak kami yang satu lingkungan dengan sekolah ditolak,” kata seorang Ibu.
BACA JUGA: BP Batam Prioritaskan Hak Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City
Seorang warga bernama Junaidi mengaku sangat berharap anak-anak dapat diterima di sekolah tersebut. Mereka sudah mengadu ke pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Batam namun belum ada keputusan.
“Kami sudah menemui pihak sekolah dan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Batam, namun hasilnya masih menunggu. Alhamdulillah kami diterima Bapak-bapak anggota Dewan Batam. Kami harapkan Bapak-bapak kita di DPRD Kota Batam dapat membantu kami sehingga anak kami bisa bersekolah di sana,” ungkap Junaidi usai pertemuan.


