HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat didukung oleh permintaan domestik yang solid, menjadi modal bagi Indonesia di tengah situasi yang sulit secara global saat ini.
Saat ini konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,06 persen (yoy), seiring dengan kenaikan mobilitas yang terus berlanjut, daya beli masyarakat yang stabil, serta keyakinan konsumen yang masih tinggi.
Oleh karena itu Bank Indonesia memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global.
BACA JUGA:Â Kawasan Industri Terpadu Kabil Siapkan Kawasan Strategis Demi Kenyamanan Investor Masuk Batam
Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan III 2023 tetap tumbuh kuat yakni sebesar 4,94 persen (year on year), meskipun sedikit melambat dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang sebesar 5,17 persen (yoy).
“Ke depan, pertumbuhan ekonomi akan didukung oleh permintaan domestik, baik konsumsi swasta dan Pemerintah, maupun investasi. Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi 2023 tetap pada kisaran 4,5-5,3 persen,” jelas Direktur Departemen Komunikasi BI, Nita A Muelgini, Selasa (7/11/2023).
BACA JUGA:Â Menjabat Sejak Tahun 2004, PM Singapura Lee Hsien Loong Berencana Mundur Tahun Depan


