HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Kelangkaan gas subsidi atau LPG 3 kilogram sepekan lalu yang sempat diresahkan masyarakat diakui Pertamina terjadi karena adanya keterlambatan pengiriman.
Pengiriman gas LPG bersubsidi 3 kg dari Tanjung Uban ke Batam sempat mengalami keterlambatan di tanggal 14 dan 18 September 2023 hal tersebut diungkapkan oleh Gilang Syam, Sales Manager Pertamina Kepulauan Riau (Kepri) .
BACA JUGA:Â Penyebar Hoax Minta Maaf dan Mengakui Salah Dihadapan Penyidik Polda Kepri
“Lebih dari itu, kami sudah berkomunikasi dengan pihak distributor dan pihak terkait bahwa kami minta prioritas untuk pengiriman dan antrean kapal kami di Uban,” jelas Gilang di Batam, pada Senin (2/10/2023).
Untuk saat ini, Gilang menjelaskan, penyaluran LPG 3 kg sedang dalam tahap recovery untuk selanjutnya menjadi rutin seperti sebelumnya. Sebab, pihaknya ingin mengantisipasi adanya panic buying buntut isu kelangkaan gas subsidi ini.
“Kami telah memberikan penyaluran ekstra di beberapa hari, ditambah dengan penyaluran saat hari libur Kamis dan Minggu kemarin, masing-masing 142 metrik ton. Harapannya kondisi recovery lebih cepat dan lebih baik,” jelas Gilang.


