HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Harga beras dan telur masih mengalami kenaikan, bukan hanya itu, kini harga kebutuhan pokok lainnya juga ikuti-ikutan naik.
Pantauan di pasar harga gula mengalami kenaikan sehingga warga yang berbelanja menjadi pusing untuk berbelanja.
Terkait kenaikan harga-harga kebutuhan pokok ini, Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Ir Rubina Situmorang mengatakan saat ini sejumlah harga mengalami kenaikan.
BACA JUGA:Â Pendaftaran CPNS 2023 Akan Dimulai Malam Ini Pukul 23.09 WIB
” Kami dari Komisi II DPRD Kota Batam sudah memanggil Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP). Kami sudah mendengarkan penjelasan dari Disperindag dan dinas lainnya terkait masalah harga bahan pokok ini,” kata Rubina, pada Kamis (21/9/2023).
Politisi Hanura itu mengatakan ada beberapa faktor membuat harga-harga naik. Seperti telur yang kini mengalami kenaikan karena selama ini ada pasokan peternak ayam di Rempang.
BACA JUGA:Â Cerita Novita Gemalasari Berhasil Meraih Gelar Doktor Ilmu Kedokteran Di Usia 30 Tahun
Sekarang tidak ada lagi sehingga pasokan ke Batam banyak dari luar. Selain itu untuk beras juga sama karena Batam bukan daerah penghasil membuat harga beras mengalami kenaikan. Sebagai gambaran beras yang masuk ke Batam berasal dari Sumatera dan Jawa.
Sementara di tempat asal di Jawa dan Sumatera ada juga yang gagal panen dan akhirnya membuat harga ikut naik.
“Kami dari Komisi II sudah meminta Disperindag agar melakukan komunikasi dengan distributor agar pasokan bahan pokok bisa berjalan lancar. Laporan yang kami terima kenaikan tidak terlalu signifikan, apalagi mereka juga melakukan operasi pasar,” kata Rubina.
BACA JUGA:Â Kepala BP Batam Ground Breaking Kawasan Industri Hijau di Kabil


