HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Komisi Pemuda Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Provinsi Kepri bersama pemuda-pemudi gereja di Kota Batam, Kepulauan Riau membagikan takjil di lampu merah Perempatan Simpang Kabil Kepri Mall, Jumat (22/4/2022).
Kegiatan ini digelar sebagai wujud solidaritas antar umat beragama untuk saling mendukung dan berbagi semangat dalam menjalankan ibadah antar umat beragama. Takjil diberikan kepada pengguna Jalan Simpang Kabil diantaranya para pengguna sepeda motor, ojek online, sopir angkutan dan lain sebagainya sambil menunggu waktu untuk berbuka puasa.
Turut hadir Ketua Komisi Pemuda PGI Wilayah Kepri, Rikson Tampubolon didampingi anggota komisi Wasti dan Ruth bersama Ketua Tim Kerja Aksi Bagi Takjil yaitu Clive dari Gereja GPIB, Herlita dari Gereja GKOI dan Putri dari Gereja HKBP serta tim kerja lainnya.
Ketua Komisi Pemuda PGI Wilayah Kepri, Rikson Tampubolon mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai wujud semangat toleransi untuk berbagi. Menurutnya pemuda Gereja adalah garda terdepan mendorong semangat persatuan dan toleransi antar umat beragama.
“Penting untuk kita senantiasa saling mengisi dan saling mendukung satu sama lain. Masa depan itu milik orang muda. Menggapai Indonesia emas 2045. Indonesia yang kita cita-citakan. Kota Batam dan Provinsi Kepri yang kita cintai ini dapat menjadi bandar dunia madani yang sukses aman, adil dan sejahtera,” ujarnya.
Â
Pembagian takjil ini dilakukan dengan urunan atau gotong royong mengumpulkan donasi dari pemuda-pemudi gereja lintas denominasi/sinode.Â
Â
“Kita tahu bahwa PGI Wilayah Kepri sendiri menghimpun 38 sinode/aliran yang terdiri dari ratusan gereja yang ada Provinsi Kepulauan Riau,” katanya.Â
Ketua Tim Kerja, Clive mengatakan dalam kegiatan berbagi takjil itu mereka juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat muslim yang ada di Kepri khususnya di Kota Batam dan selamat menyambut Hari Raya Idulfitri umat kaum Muslim.Â
Â
“Mari kita jaga daerah ini dan kita dorong pembangunan untuk tetap berkembang dengan masyarakat saling akur dan hormat-menghormati dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. (Redaksi)


