HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) kembali menyelenggarakan pendidikan politik bagi warga gereja untuk menyambut pesta demokrasi 2024 mendatang. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Golden Bay Batam, Kepulauan Riau.
Para pengurus PGI pusat datang ke Batam untuk memberikan pemahaman. Sebelumnya pengurus pusat PGI sudah melaksanakan di Bali, Tangerang, Makassar, Medan, Lombok, dan Ambon.
Pelaksanaan kegiatan ini bekerjasama dengan PGIW Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Peserta dalam kegiatan ini adalah para pendeta dan pimpinan lembaga di wilayah Kepulauan Riau.
BACA JUGA:Â Gubernur Kepri Dukung Pengembangan Pulau Rempang Adakan Rapat Terbatas Bersama FKPD
Ketua Umum PGIW Kepulauan Riau, Pdt. Renova Sitorus mengatakan bahwa Kepri ini merupakan miniatur Indonesia yang perlu dirawat agar tidak menimbulkan gesekan yang dapat mencederai kebersamaan terutama menjelang pemilu 2024 mendatang.
“Kepri banyak menghasilkan tokoh-tokoh Kristiani yang duduk di parlemen baik di DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kota/Kabupaten. Banyaknya tokoh yang maju dalam pencalegan tentu menggembirakan, tapi disisi lain potensi sesama caleg (Calon Legislatif) Kristen bisa terjadi dan bisa juga merembet ke jemaat,” tutur Pdt. Renova yang juga menjabat Praeses HKBP Distrik XX Kepri ini.
BACA JUGA:Â Asron Lubis Terharu Dikunjungi Pengurus Ikabsu Kepri, Berharap Rangkul Semua Warga Sumut yang ada di Kepri
Oleh karena itu, kata dia, penting dilakukan pendidikan politik agar mendapat gambaran yang lebih baik bagaimana gereja dalam menghadapi pemilu 2024 ini. Gereja harus bersifat netral dan mampu menempatkan diri.
Sementara itu, Pdt. Lenta Simbolon sebagai narasumber memaparkan bagaimana gereja harus bersikap dalam menghadapi tahun politik. Ia menuturkan pergumulan umat Kristiani di Indonesia harus memahami dirinya sebagai Warga Kerajaan Sorga sekaligus Warga Negara Indonesia.


