Saturday, February 21, 2026
HomeUncategorizedPerbaikan Pipa Intake Terus Dikebut Agar Aliran Air Kembali Normal

Perbaikan Pipa Intake Terus Dikebut Agar Aliran Air Kembali Normal

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam terus berusaha maksimal untuk memastikan aliran air akan kembali normal kembali. Hal ini dalam merespon gangguan air bersih dibeberapa wilayah dalam beberapa hari belakangan ini.

Sebagaimana diketahui, suplai air bersih mengalami hambatan akibat pekerjaan perbaikan dua Pompa Intake pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang. Pekerjaan ini masih terus dikebut agar pelayanan air kepada masyarakat dapat segera normal kembali.

Adapun wilayah yang terdampak antara lain, Batam Center; Batu Aji; Marina; Tanjung Uncang; Bengkong; Nagoya; Jodoh; Punggur; Kabil; Batu Besar; Sengkuang; Batu Merah; Baloi dan sekitarnya.

Direktur BU SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, kerusakan dua Pompa Intake di IPA Duriangkang itu menyebabkan suplai air ke pelanggan hilang sebesar 360 lpd. Dimana, air 360 lpd tersebut berdampak pada 36 ribu sambungan rumah dibeberapa daerah.

“Rewinding sudah kita lakukan pada hari Sabtu kemarin. Tapi perbaikan as motornya (komponen mesin, red) itu diperkirakan selesai hari Kamis. karena barangnya tidak ada disini, sehingga kita terpaksa cari ke Singapura,” ujarnya, Senin (31/7/2023) sore.

Ia menjelaskan, komponen mesin yang dibeli dari Singapura itu juga tidak bisa langsung diinstalasi. Sebab, komponen mesin itu harus dilakukan bubut terlebih dahulu. Dan proses pekerjaan ini akan memakan waktu hingga Kamis (3/8/2023) mendatang.

“Meski demikian, kita akan usahakan secepatnya. Saat ini pekerjaan dilakukan selama 24 jam tanpa henti agar selesainya tidak sampai hari Kamis,” tuturnya.

Setelah komponen itu terpasang, maka akan dibutuhkan beberapa waktu lagi agar aliran air kembali normal pada beberapa daerah terdampak. Terutama pada area dengan kontur tanah (elevasi) yang tinggi.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI